Danang Margono

Gurusiana teman terhebat yang pernah aku kenal, ayo .. menulis dengan hati untuk kebaikan sesama...

Selengkapnya
Navigasi Web
Strategi Mengusir Kejenuhan SFH  (Hari ke-95 tantangan menulis)
hari ke-95 tantangan menulis

Strategi Mengusir Kejenuhan SFH (Hari ke-95 tantangan menulis)

Strategi Mengusir Kejenuhan SFH

Hari ke-95 tantangan menulis

By Danang Margono, M.Pd.

Sudah sebulan lebih siswa belajar di rumah. Sepertinya kegiatan belajar di rumah atau istilah bekennya school from home (SFH) masih berlanjut sampai waktu yang belum bisa diputuskan. Sepanjang itu siswa, termasuk anak-anak di rumah mengalami masa boring, bosan. Bosan di rumah sementara tidak boleh berangkat ke sekolah bertemu dengan teman-temannya. Jenuh juga karena setiap hari bertemu dengan tugas-tugas dari sekolah. Sementara pergi keluar rumah tidak diperkenankan.

Kondisi seperti ini jelas membawa kejenuhan. Jenuh karena harus stay at home. Berhari-hari “terpenjara” dalam rumah. Ke teras, ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dapur, halaman belakang. Semua tempat sudah digauli sampai hapal detailnya. Mencoba bermain di halaman pagi dan sore sepertinya sudah dicoba semua. Dari bermain badminton, main bola, lompat tali sampai kejar-kejaran. Berbagai permainan juga sudah dicoba dari permainan kartu, ular tangga. ludo, monopoli, karet, congklak sudah dilaksanakan semua.

Beberapa minggu kemudian dicoba berkebun. Dari kegiatan ringan membereskan sampah di taman, membuang daun kering di sekitar bunga, mencoba menanam bunga. Sepertinya sudah di coba. Semua dilaksanakan untuk mengikis rasa bosan dan penat berada di rumah. Eh, ternyata libur dan kegiatan belajar di rumah masih diperpanjang.

Istri di rumah juga sudah berusaha semaksimal mungkin berkreasi untuk mengemas makan agar tidak bosan. Dicobalah beberapa resep baru seperti membuat sendiri seblak, tongseng, garang asem, dan juga pepeps ayam. Fillet daging, udang muray pun sudah dicoba semua dikreasikan untuk membunuh jenuh karena harus stay at home. Patuh dengan ajuran pemerintah untuk bersama menghambat laju perkembangan virus kecil yang mengerikan dampaknya ini.

Tentu, bapak/ibu beserta keluarga di rumah juga melakukan hal yang serupa untuk mengusir kejenuhan. Berbagai cara dan inovasi dicoba untuk mengurangi kejenuhan akibat dampak belajar di rumah. Bagaimana gurusianer mengusir kejenuhan ini bersama keluarga ? Ayo ceritakan saling sharing barangkali ada beberapa tips dan jirus jitu mengusir rasa bosan ini. Ayo berbagi sehingga bisa menjadi lading ide/gagasan utuk tema menulis. Setuju?

Sekian, terima kasih

Istri

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search

New Post